Cerita Sex Dgn Binatang

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

This site uses cookies. Ku keringkan tubuhku dengan handuk, dengan cuek kugunakan handuk yang sama untuk mengeringkan badan mereka. Cendrawasih ini merupakan satu-satunya anggota genus Semioptera. Girl June 1, Dia ambil lagi ember yang satunya dan menumpahkan seluruh isinya ke dalam bathtub, aku lagi-lagi menjerit manja dibuatnya. Download links for free download ziddu video 3gp ngentot pelayan toko ziddu. Amelia May 24,

Binatang yang dilindungi ini pada usia mudanya mempunyai paruh dan mahkota berwarna putih. Seiring usianya, paruh dan mahkotanya akan berubah warna menjadi oranye dan merah, ini akibat dari seringnya enggang menggesekkan paruh ke kelenjar penghasil warna oranye merah yang terletak di bawah ekornya.

Burung ini menyukai daun Ara sebagai makanan favoritnya, tapi tidak jarang juga makan serangga, tikus, kadal bahkan burung kecil. Burung enggang biasa bertengger di pohon yang tinggi, sebelum terbang Enggang memberikan tanda dengan mengeluarkan suara gak yang keras. Ketika sudah mengudara kepakan sayap enggang mengeluarkan suara yang dramatik. Burung ini hidup berkelompok sekitar 2 sampai 10 ekor tiap pohon.

Terkadang burung terbang bersama dalam jumlah antara ekor. Suara enggang ini sangat khas dan nyaring sekali seakan-akan memanggil sekawanannya di balik pohon yang rindang. Musim telurnya dari bulan April sampai Juli dan anak-anak burung yang lebih besar membantu burung jantan dewasa menyediakan makan bagi burung betina dan anak-anaknya yang baru menetas.

Namun sekarang ini burung enggang merupakan burung langka yang sudah sangat sulit di temui di hutan Kalimantan, ini dikarenakan pengerusakan hutan borneo yang terus-menerus terjadi, seperti penebangan hutan baik illegal logging maupun untuk dijadikan lahan perkebunan kelapa sawit.

Nasib burung enggang ini sekarang sama seperti nasib suku Dayak di borneo yang semakin terpinggirkan di tanahnya sendiri. Hal ini juga diperparah dengan maraknya perburuan yang dilakukan masyarakat sekitar. Harga persatu kepala burung Enggang dihargai Rp. Karena harganya yang mahal banyak warga pedalaman berlomba berburu burung tersebut dihutan.

Kuau-kerdil Kalimantan , Polyplectron schleiermacheri , adalah jenis kuau-kerdil berukuran sedang yang berhabitat di hutan hujan dataran rendah Pulau Kalimantan. Kuau ini adalah jenis kuau merak yang paling langka dan sudah jarang ditemui. Cirinya adalah ukuran tubuhnya yang maksimal dapat tumbuh sampai 50 cm dengan bintik-bintik pada tubuhnya.

Kuau merak Kalimantan masih berkerabat dengan kuau-kerdil Malaya dan kuau-kerdil Palawan. Beberapa ilmuwan menganggap jenis ini merupakan subspesies dari kuau-kerdil Malaya. Berukuran sedang jantan 42 cm, betina 38 cm. Pada sayap dan ekor, terdapat tanda bintik metalik berbentuk seperti mata hijau pada jantan, biru pada betina.

Iris kuning, paruh kehijauan gelap, kulit muka gundul dan merah, kaki dan tungkai hitam jantan dengan dua taji. Burung pemalu yang jarang ditemui, hanya diketahui di tempat-tempat yang terpencar di hutan dataran rendah sampai ketinggian m. Hidup di hutan primer. Bertengger di pohon, tetapi berjalan diam-diam di lantai hutan sepanjang siang.

Jantan bersuara serta memainkan sayap dan ekornya, tetapi tidak punya tempat menetap. Bekantan atau dalam nama ilmiahnya Nasalis larvatus adalah sejenis monyet berhidung panjang dengan rambut berwarna coklat kemerahan dan merupakan satu dari dua spesies dalam genus tunggal monyet Nasalis.

Ciri-ciri utama yang membedakan bekantan dari monyet lainnya adalah hidung panjang dan besar yang hanya ditemukan di spesies jantan. Fungsi dari hidung besar pada bekantan jantan masih tidak jelas, namun ini mungkin disebabkan oleh seleksi alam. Monyet betina lebih memilih jantan dengan hidung besar sebagai pasangannya.

Karena hidungnya inilah, bekantan dikenal juga sebagai monyet Belanda. Dalam bahasa Brunei kxd disebut bangkatan. Bekantan jantan berukuran lebih besar dari betina. Ukurannya dapat mencapai 75 cm dengan berat mencapai 24 kg. Monyet betina berukuran 60 cm dengan berat 12 kg.

Spesies ini juga memiliki perut yang besar, sebagai hasil dari kebiasaan mengonsumsi makanannya. Selain buah-buahan dan biji-bijian, bekantan memakan aneka daun-daunan, yang menghasilkan banyak gas pada waktu dicerna. Ini mengakibatkan efek samping yang membuat perut bekantan jadi membuncit.

Bekantan tersebar dan endemik di hutan bakau , rawa dan hutan pantai di pulau Borneo Kalimantan , Sabah, Serawak dan Brunai. Spesies ini menghabiskan sebagian waktunya di atas pohon dan hidup dalam kelompok-kelompok yang berjumlah antara 10 sampai 32 monyet. Sistem sosial bekantan pada dasarnya adalah One-male group, yaitu satu kelompok terdiri dari satu jantan dewasa, beberapa betina dewasa dan anak-anaknya.

Selain itu juga terdapat kelompok all-male, yang terdiri dari beberapa bekantan jantan. Jantan yang menginjak remaja akan keluar dari kelompok one-male dan bergabung dengan kelompok all-male. Hal itu dimungkinkan sebagai strategi bekantan untuk menghindari terjadinya inbreeding. Bekantan juga dapat berenang dengan baik, kadang-kadang terlihat berenang dari satu pulau ke pulau lain.

Untuk menunjang kemampuan berenangnya, pada sela-sela jari kaki bekantan terdapat selaputnya. Selain mahir berenang bekantan juga bisa menyelam dalam beberapa detik, sehingga pada hidungnya juga dilengkapi semacam katup. Bekantan merupakan maskot fauna provinsi Kalimantan Selatan.

Berdasarkan dari hilangnya habitat hutan dan penangkapan liar yang terus berlanjut, serta sangat terbatasnya daerah dan populasi habitatnya, bekantan dievaluasikan sebagai Terancam Punah di dalam IUCN Red List. Tidak ada catatan fosil. Pesut pertama kali dideskripsikan oleh Sir Richard Owen tahun berdasarkan satu spesiemen yang ditemukan tahun , di pelabuhan Vishakhapatnum di pantai timur India.

Pesut adalah satalh satu spesies dari genus Orcaella. Kadang-kadang pesut terdaftar dalam beragam famili yang terdiri dari ia sendiri dan pada Monodontidae dan dalam Delphinapteridae. Sekarang ada persetujuan bahwa pesut termasuk famili Delphinidae. Secara genetis, pesut berhubungan dekat dengan paus pembunuh. Nama spesies brevirostris berasal dari bahasa Latin yang berarti berparuh pendek.

Tahun , analisis genetik menunjukkan bahwa lumba-lumba sirip pendek Australia merupakan spesies kedua dari genus Orcaella. Seluruh tubuh berwarna kelabu hingga biru tua, bagian bawahnya berwarna lebih pucat. Tidak ada pola yang khas. Sirip punggung kecil dan membulat di tengah punggung.

Dahinya tinggi dan membulat; tidak bermoncong. Sirip tangan lebar membulat. Spesies di Kalimantan yang mirip adalah Porpoise tak bersirip, Neophocaena phocaenoides , mirip tapi tidak punya sirip punggung: Dalam berbagai bahasa Orcaella brevirostris nama Latin adalah: Irrawaddy dolphin , Dialek lokal Chilika: Baslnyya Magar atau Bhuasuni Magar lumba-lumba penghasil minyak , Oriya: Khem dan Khera , Perancis: Irrawadi Delphin , Burma: Penampilan pesut mirip dengan beluga , meski lebih berkerabat dengan orka.

Spesies ini mempunyai melon jaringan berlemak dan berminyak di kepala. Sirip punggung yang terletak dua pertiga posterior di punggung, pendek, tumpul, dan segitiga. Sirip tangan panjang dan lebar. Secara keseluruhan ia berwarna cerah, namun lebih putih di bawah tubuh daripada di punggung. Pesut dewasa beratnya lebih dari kg dan panjangnya 2,3 m psaat dewasa. Panjang maksimum yang tercatat adalah jantan 2,75 m dari Thailand.

Julang sulawesi Aceros cassidix adalah spesies burung rangkong dalam famili Bucerotidae. Burung ini endemik di Sulawesi. Burung ini memiliki warna mencolok mata, dengan warna tubuh hitam, paruh kuning emas, dan warna merah mencolok di atas paruhnya, ekor berwarna putih, warna biru di sekitar mata, kaki kehitaman dan warna leher biru.

Berukuran sangat besar cm , berekor putih dan paruh bertanduk. Panjang tubuh dapat mencapai cm pada jantan, dan 88 cm pada betina. Julang Sulawesi memiliki tanduk casque yang besar di atas paruh, berwarna merah pada jantan dan kuning pada betina. Paruh berwarna kuning dan memiliki kantung biru pada tenggorokan.

Julang sulawesi menghuni hutan primer dan hutan rawa. Terkadang ditemukan di hutan sekunder yang tinggi dan petak hutan yang tersisa dengan lahan pertanian yang luas. Terkadang pula mengunjungi hutan bakau. Julang Sulawesi biasa terbang di atas dan sekeliling tajuk dalam kelompok-kelompok kecil yang terpisah, namun terkadang berkelompok sampai lima puluh individu atau lebih.

Ketika terbang sayapnya berbunyi berisik seperti mesin uap. Julang sulawesi adalah spesies endemik di Pulau Sulawesi dan beberapa pulau satelit. Burung yng umum dijumpai, menghuni hutan primer dan hutan rawa. Kadang di hutan sekunder yang tinggi dan petak-petak hutan yang tersisa dalam lahan budidaya yang luas, juga mengunjungi hutan mangrove.

Dari permukaan laut sampai ketinggian m kadang sampai m. Makanannya antara lain buuah-buahan, serangga, juga telur dan anakan burung. Biasanya mencari makanan di tajuk atas pohon. Musim berbiak pada Juni-September. Selama mengerami telur, betina tidak keluar dari sarang, makanan disediakan oleh jantan.

Biasanya hanya membesarkan satu ekor anakan. Mandar dengkur bahasa Latin: Aramidopsis plateni adalah burung endemik Sulawesi dan merupakan fauna identitas provinsi Sulawesi Barat. Burung ini rentan terhadap ke punahan. Tinggi burung ini adalah 29 cm, paruhnya agak panjang, muka dan bagian bawahnya berwarna abu-abu; tenggorokan keputih-putihan; sisi perut berpalang hitam dan putih dan paruhnya berwarna kemerahan.

Bunyi burung mandar dengkur adalah lebih terdengar mendengkur tenang selama detik, termasuk suara singkat wheez yang diikuti cepat oleh suara dengkur ee-orrrr yang berlarut-larut, panjang, yang dengan mudah bisa salah dikenali sebagai suara babi liar. Juga suara napas yang singkat dan redam. Hidup berpasangan atau berkelompok dalam jumlah kecil. Sangat mencolok ketika terbang, dengan kepakan sayap yang cepat dan kuat diselingi gerakan melayang serta saling meneriaki.

Bila sedang bersuara dari tempat bertengger, jambul ditegakkan lalu diturunkan. Jenis ini tertekan dengan ledakan populasi yang mengejutkan selama tahun terakhir, akibat penangkapan yang berlebihan untuk perdagangan burung dalam sangkar, dan sekarang langka akibat kegiatan ini. Menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi dan tepi hutan; juga hutan monsun Nusa Tenggara , hutan yang tinggi bersemak, semak yang pohonnya jarang dan lahan budidaya yang pohonnya jarang.

Mandar dengkur adalah pemakan segala atau omnivora , akan tetapi burung ini lebih sering memakan tumbuhan. Habitat mandar dengkur adalah hutan primer dan hutan sekunder berpohon tinggi di dataran rendah hingga ketinggian m diatas permukaan laut. Anoa adalah hewan khas Sulawesi. Ada dua spesies anoa yaitu: Keduanya tinggal dalam hutan yang tidak dijamah manusia.

Penampilan mereka mirip dengan kerbau dan memiliki berat kg. Anak anoa akan dilahirkan sekali setahun. Kedua spesies tersebut dapat ditemukan di Sulawesi , Indonesia. Sejak tahun an berada dalam status terancam punah. Diperkirakan saat ini terdapat kurang dari ekor yang masih bertahan hidup. Anoa sering diburu untuk diambil kulitnya, tanduknya dan dagingnya.

Secara umum, anoa mempunyai warna kulit mirip kerbau, tanduknya lurus ke belakang serta meruncing dan agak memipih. Hidupnya berpindah-pindah tempat dan apabila menjumpai musuhnya anoa akan mempertahankan diri dengan mencebur ke rawa-rawa atau apabila terpaksa akan melawan dengan menggunakan tanduknya.

Anoa Dataran Rendah Bubalus depressicornis sering disebut sebagai Kerbau kecil, karena Anoa memang mirip kerbau, tetapi pendek serta lebih kecil ukurannya, kira-kira sebesar kambing. Anoa yang menjadi fauna identitas provinsi Sulawesi tenggara ini lebih sulit ditemukan dibandingkan anoa pegunungan. Anoa dataran rendah Bubalus depressicornis mempunyai ukuran tubuh yang relatif lebih gemuk dibandingkan saudara dekatnya anoa pegunungan Bubalus quarlesi.

Panjang tubuhnya sekitar cm dengan tinggi sekitar 85 cm. Tanduk anoa dataran rendah panjangnya 40 cm. Sedangkan berat tubuh anoa dataran rendah mencapai kg. Anoa dataran rendah dapat hidup hingga mencapai usia 30 tahun yang matang secara seksual pada umur tahun. Anoa betina melahirkan satu bayi dalam setiap masa kehamilan. Masa kehamilannya sendiri sekitar bulan.

Anak anoa akan mengikuti induknya hingga berusia dewasa meskipun telah disapih saat umur bulan. Sehingga tidak jarang satu induk terlihat bersama dengan 2 anak anoa yang berbeda usia. Anoa dataran rendah hidup dihabitat mulai dari hutan pantai sampai dengan hutan dataran tinggi dengan ketinggian m diatas permukaan laut.

Anoa menyukai daerah hutan ditepi sungai atau danau mengingat satwa langka yang dilindungi ini selain membutuhkan air untuk minum juga gemar berendam ketika sinar matahari menyengat. Dalam bahasa latin anoa pegunungan disebut Bubalus quarlesi. Anoa pegunungan mempunyai ukuran tubuh yang lebih ramping dibandingkan anoa datarn rendah.

Panjang tubuhnya sekitar cm dengan tinggi sekitar 75 cm. Panjang tanduk anoa pegunungan sekitar 27 cm dengan berat tubuh dewasa sekitar kg. Anoa pegunungan berusia antara tahun yang matang secara seksual saat berusia tahun. Seperti anoa dataran rendah, anoa ini hanya melahirkan satu bayi dalam setiap masa kehamilan yang berkisar bulan.

Anoa pegunungan berhabitat di hutan dataran tinggi hingga mencapai ketinggian m diatas permukaan laut meskipun terkadang anoa jenis ini terlihat turun ke pantai untuk mencari garam mineral yang diperlukan dalam proses metabolismenya. Anoa pegunungan cenderung lebih aktif pada pagi hari, dan beristirahat saat tengah hari.

Anoa sering berlindung di bawah pohon-pohon besar, di bawah batu menjorok, dan dalam ruang di bawah akar pohon atau berkubang di lumpur dan kolam. Tanduk anoa digunakan untuk menyibak semak-semak atau menggali tanah Benjolan permukaan depan tanduk digunakan untuk menunjukkan dominasi, sedangkan pada saat perkelahian, bagian ujung yang tajam menusuk ke atas digunakan dalam upaya untuk melukai lawan.

Anoa semakin hari semakin langka dan sulit ditemukan. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir anoa dataran rendah Bubalus depressicornis yang menjadi maskot provinsi Sulawesi Tenggara tidak pernah terlihat lagi. Anoa sebenarnya tida mempunyai musuh predator alami. Ancaman kepunahan satwa endemik Sulawesi ini lebih disebabkan oleh deforestasi hutan pembukaan lahan pertanian dan pemukiman dan perburuan yang dilakukan manusia untuk mengambil daging, kulit, dan tanduknya.

Maleo Senkawor atau Maleo , yang dalam nama ilmiahnya Macrocephalon maleo adalah sejenis burung gosong berukuran sedang, dengan panjang sekitar 55 cm, dan merupakan satu-satunya burung di dalam genus tunggal Macrocephalon. Yang unik dari maleo adalah, saat baru menetas anak burung maleo sudah bisa terbang. Ukuran telur burung maleo beratnya gram hingga gram per butirnya, ukuran rata-rata 11 cm, dan perbandingannya sekitar 5 hingga 8 kali lipat dari ukuran telur ayam.

Namun saat ini mulai terancam punah karena habitat yang semakin sempit dan telur-telurnya yang diambil oleh manusia. Diperkirakan jumlahnya kurang dari Burung ini memiliki bulu berwarna hitam, kulit sekitar mata berwarna kuning, iris mata merah kecoklatan, kaki abu-abu, paruh jingga dan bulu sisi bawah berwarna merah-muda keputihan. Di atas kepalanya terdapat tanduk atau jambul keras berwarna hitam.

Jantan dan betina serupa. Biasanya betina berukuran lebih kecil dan berwarna lebih kelam dibanding burung jantan. Tidak semua tempat di Sulawesi bisa ditemukan maleo. Sejauh ini, ladang peneluran hanya ditemukan di daerah yang memliki sejarah geologi yang berhubungan dengan lempeng pasifik atau Australasia. Populasi hewan endemik Indonesia ini hanya ditemukan di hutan tropis dataran rendah pulau Sulawesi khususnya daerah Sulawesi Tengah , yakni di daerah Kabupaten Sigi Desa Pakuli dan sekitarnya dan Kabupaten Banggai.

Berdasarkan pantauan di Tanjung Matop , Tolitoli , Sulawesi Tengah , jumlah populasi dari maleo terus berkurang dari tahun ke tahun karena dikonsumsi dan juga telur-telur yang terus diburu oleh warga. Maleo bersarang di daerah pasir yang terbuka, daerah sekitar pantai gunung berapi dan daerah-daerah yang hangat dari panas bumi untuk menetaskan telurnya yang berukuran besar, mencapai lima kali lebih besar dari telur ayam.

Setelah menetas, anak Maleo menggali jalan keluar dari dalam tanah dan bersembunyi ke dalam hutan. Berbeda dengan anak unggas pada umumnya yang pada sayapnya masih berupa bulu-bulu halus, kemampuan sayap pada anak maleo sudah seperti unggas dewasa, sehingga ia bisa terbang, hal ini dikarenakan nutrisi yang terkandung di dalam telur maleo lima kali lipat dari telur biasa, anak maleo harus mencari makan sendiri dan menghindari hewan pemangsa, seperti ular , kadal, kucing, babi hutan dan burung elang.

Ikan Bulalao Liza dussumieri adalah spesies ikan berhabitat di air laut. Ikan ini mirip dengan ikan Belanak Valamugil seheli yang merupakan kerabat satu familia, yaitu Mugilidae. Ikan ini berbentuk kecil memanjang. Ikan Bulalao banyak ditemukan di kawasan Samudra Pasifik.

Alternatif kata bahasa Inggris untuk ikan Bulalao adalah dussumier mullet. Nama Tarsius diambil karena ciri fisik tubuh mereka yang istimewa, yaitu tulang tarsal yang memanjang, yang membentuk pergelangan kaki mereka sehingga mereka dapat melompat sejauh 3 meter hampir 10 kaki dari satu pohon ke pohon lainnya. Tarsius juga memiliki ekor panjang yang tidak berbulu, kecuali pada bagian ujungnya.

Setiap tangan dan kaki hewan ini memiliki lima jari yang panjang. Jari-jari ini memiliki kuku, kecuali jari kedua dan ketiga yang memiliki cakar yang digunakan untuk grooming. Yang paling istimewa dari Tarsius adalah matanya yang besar. Ukuran matanya lebih besar jika dibandingkan besar otaknya sendiri. Mata ini dapat digunakan untuk melihat dengan tajam dalam kegelapan tetapi sebaliknya, hewan ini hampir tidak bisa melihat pada siang hari.

Kepala Tarsius dapat memutar hampir derajat baik ke arah kanan maupun ke arah kiri, seperti burung hantu. Telinga mereka juga dapat digerakkan untuk mendeteksi keberadaan mangsa. Tarsius adalah makhluk nokturnal yang melakukan aktivitas pada malam hari dan tidur pada siang hari.

Oleh sebab itu Tarsius berburu pada malam hari. Mangsa mereka yang paling utama adalah serangga seperti kecoa, jangkrik, dan kadang-kadang reptil kecil, burung, dan kelelawar. Tarsius juga dapat ditemukan di Filipina. Di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, Tarsius lebih dikenal oleh masyarakat setempat dengan sebutan " balao cengke " atau "tikus jongkok" jika diartikan kedalam Bahasa Indonesia.

Tarsius menghabiskan sebagian besar hidupnya di atas pohon. Hewan ini menandai pohon daerah teritori mereka dengan urine. Tarsius berpindah tempat dengan cara melompat dari pohon ke pohon. Hewan ini bahkan tidur dan melahirkan dengan terus bergantung pada batang pohon. Tarsius tidak dapat berjalan di atas tanah, mereka melompat ketika berada di tanah. Burung Bidadari halmahera , Semioptera wallacii adalah jenis cendrawasih berukuran sedang, sekitar 28 cm, berwarna cokelat-zaitun.

Cendrawasih ini merupakan satu-satunya anggota genus Semioptera. Burung jantan bermahkota warna ungu dan ungu-pucat mengkilat dan warna pelindung dadanya hijau zamrud. Cirinya yang paling mencolok adalah dua pasang bulu putih yang panjang yang keluar menekuk dari sayapnya dan bulu itu dapat ditegakkan atau diturunkan sesuai keinginan burung ini.

Burung betinanya yang kurang menarik berwarna cokelat zaitun dan berukuran lebih kecil serta punya ekor lebih panjang dibandingkan burung jantan. George Robert Gray dari Museum Inggris menamai jenis ini untuk menghormati Alfred Russel Wallace , seorang naturalis Inggris dan pengarang buku The Malay Archipelago , orang Eropa pertama yang menemukan burung ini pada tahun Burung Bidadari halmahera adalah burung endemik kepulauan Maluku dan merupakan jenis burung cenderawasih sejati yang tersebar paling barat.

Makanannya terdiri dari serangga, artropoda, dan buah-buahan. Burung jantan bersifat poligami. Mereka berkumpul dan menampilkan tarian udara yang indah, meluncur dengan sayapnya dan mengembangkan bulu pelindung dadanya yang berwarna hijau mencolok sementara bulu putih panjangnya di punggungnya dikibar-kibarkan. Nuri-raja ambon Alisterus amboinensis , adalah burung nuri yang endemik yang ada di Pulau Paleng , Maluku dan Papua Barat di Indonesia.

Terkadang, burung ini mengarah sebagai Nuri-raja Ambon atau Nuri-raja Amboina , tetapi sebutan-sebutan tersebut bersifat menyesatkan, karena burung ini juga ditemukan di banyai pulau lainnya selain terdapat di Ambon. Sedangkan dalam bahasa latin burng endemik Maluku ini disebut Alisterus amboinensis. Penampilan jantan dan betina kelihatan sama, dengan kepala dan bagian atas badan yang didominasi dengan warna merah, sayap hijau biru pada satu subspesies , dan punggung dan ekor biru.

Enam subspesies diakui, tetapi hanya beberapa ini yang biasa pada avikultur. Di alam liar, burung ini mendiami hutan hujan dan memakan buah -buahan, biji -bijian dan kuncup. Ukuran mereka 35 cm. Ekornya panjang dan lebar. Kepala dan tubuh bagian bawah berwarna merah. Sayap mereka berwarna seluruhnya hijau gelap. Jantan dan betina mirip. Burung yang masih muda: Suara nuri-raja ambon mirip dengan suara panggilan Nuri-raja Sayap-kuning.

Dapat ditemukan sampai ketinggian m. Berpasangan atau dalam kelompok kecil. Bertengger pada tajuk yang rimbun. Memakan buah-buahan termasuk buah Lithocarpus dan buah-buahan keras lainnya. Cendrawasih merah atau dalam nama ilmiahnya Paradisaea rubra adalah sejenis burung pengicau berukuran sedang, dengan panjang sekitar 33 cm, dari marga Paradisaea.

Burung ini berwarna kuning dan coklat, dan berparuh kuning. Burung jantan dewasa berukuran sekitar 72 cm yang termasuk bulu-bulu hiasan berwarna merah darah dengan ujung berwarna putih pada bagian sisi perutnya, bulu muka berwarna hijau zamrud gelap dan diekornya terdapat dua buah tali yang panjang berbentuk pilin ganda berwarna hitam. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan, dengan muka berwarna coklat tua dan tidak punya bulu-bulu hiasan.

Denganmodel penampilanku yang demikian, aku tidak bisa berkeliling area KBS naik sepeda seperti rekan-rekanku lainnya. Saat mengontrol dari satu kandang ke kandang lainnya, aku terpaksa harus tetap berjalan kaki saja, sekalian agar sehat, pikirku.

Namun apa bila ada panggilan yang bersifat emergency , dari kandang yang agak jauh dari klinik apa bila ada hewan yang sakit maka mau tidak mau aku harus bergegas juga dengan menggunakan sepeda yang memang telah disediakan untuk transportasi petugas di dalam KBS. Tentunya yang senang adalah para pengasuh hewan keeper yang berjaga di kandang-kandang yang kulewati, termasuk para pengunjung dan pemilik kios dimana aku lewat, karena mereka dapat tontonan gratis melihat pahaku yang mulus terbuka lebar saat aku mengayuh sepeda melintasi mereka.

Itulah sedikit ilustrasi tentang diriku, yang kuceritakan kembali untuk mengawali kisahku yang baru ini. Sudah tiga bulan ini aku mendapat tugas mengasuh dua ekor anak singa yang baru saja melahirkan tapi induknya enggan mengasuh anaknya sehingga kami para tim medis memutuskan agar anak singa tersebut segera dipisah dari induknya dan dirawat di ruang karantina yang letaknya berhadap-hadapan dengan klinik kesehatan hewan.

Mungkin karena dianggap paling yunior di antara mereka, maka oleh para dokter hewan senior aku ditugaskan mengasuh dan memberikan susu pada kedua bayi singa tersebut. Tugasku adalah memberikan susu setiap dua jam sekali, termasuk menggendongnya keluar untuk berjemur setiap pagi. Maka tak heranlah kedua anak singa ini menjadi sangat manja dan jinak sekali denganku.

Saat ini kedua anak singa tersebut usianya sudah tiga bulan dan frekwensiku memberikan susu pun jaraknya sudah mulai berkurang, sekarang sudah menjadi setiap empat jam sekali tetapi volume susu yang diminumnya juga sudah lebih banyak lagi. Keduanya tumbuh sehat dan juga sudah bisa meloncat sana sini sambil berlari kecil dengan riangnya.

Waktuku belakangan ini jadi lebih banyak tersita untuk berada di ruang karantina merawat kedua bayi singa yang lucu ini. Kalau pada awal-awalnya aku harus memangku mereka dan memberikan minum susu dari dot, kini mereka sudah bisa minum sendiri dari mangkuk yang kusodorkan. Keduanya langsung menjilati isi mangkuk dengan rakusnya, tak butuh waktu lama untuk menghabiskan semangkuk susu yang kuberikan.

Pagi ini aku seperti biasanya begitu sampai di KBS langsung datang ke ruang karantina untuk mengunjungi dua ekor singa anak asuhku. Mereka meloncat kesana kemari dengan gembiranya menyambut kedatanganku. Langsung saja kubuatkan susu yang kuseduh dengan air hangat dan kuletakkan dalam mangkuk kemudian kusodorkan pada mereka.

Sambil berjongkok di hadapan mereka, kuperhatikan keduanya melalap habis susu dalam mangkuk yang kuberikan, dan dalam waktu sekejap saja mereka telah menjilat habis susu itu. Lalu keduanya memandangku seakan ingin minta tambah. Dan matanya kemudian memandang heran ke selangkanganku yang terbuka saat aku berjongkok.

Mungkin mereka terheran-heran melihat gundukan daging yang tersembul di tengah-tengah pangkal pahaku. Naluri ingin tahunya sangat kuat hingga mereka merangkak maju dan mengenduskan hidungnya di selangkanganku. Hidungnya mendekati dan mencium bagian luar vaginaku hingga dapat kurasakan hembusan napasnya yang menerpa lipatan pangkal pahaku.

Aku sedikit ragu dan ingin segera berdiri, namun niatku segera kuurungkan saat terasa ada sesuatu yang kasar dan lunak mengelus bagian luar vaginaku. Rupanya si anak singa tadi menjilati CD-ku sebagai perwujudan rasa ingin tahunya. Hal ini membuatku terangsang karena jilatan tadi ternyata menyentuh sebelah bibir vaginaku yang kebetulan menyembul keluar dari ujung lipatan secarikkain sutera yang menutupi bagian liang vaginaku itu.

Tapi kayaknya gak mungkin hamil deh hihihi. Singkat cerita akhirnya aku berangkat menuju lokasi KKN, meninggalkan mereka selama sebulan di rumah. Di sini kami tinggal di sebuah pondokan, sebuah rumah kecil milik Pak Kepala desa. Awalnya terasa aneh karena biasanya hampir setiap hari aku bersenggama dengan anjing-anjingku, tapi lama-lama aku mulai terbiasa juga.

Beberapa hari berlalu, sungguh membosankan berada di sini. Kadang Sherly menelpon menanyai kabarku. Dia membuat aku iri saja karena menceritakan betapa dia mati kenikmatan dikeroyok anjing-anjing di rumahku itu selama aku pergi. Bahkan katanya dia juga membawa masuk seekor anjing liar yang biasa keluyuran di sekitar tempat tinggal kami. Sehingga kini ada tiga ekor anjing yang mengentoti Sherly di rumahku, dua ekor anjingku dan satu ekor anjing liar.

Aku tidak menyangka juga kalau Sherly jadi binal gini, anjing liar buruk rupa yang sering mengais-ngais sampah di depan rumahku juga diajaknya ngewe. Aku jadi penasaran melihat bagaimana gadis super cantik dan imut seperti Sherly ini dikeroyok oleh tiga ekor anjing, yang salah satunya bahkan seekor anjing liar. Pantas saja dari tadi nafasnya agak memburu, lagi ngewe toh ternyata.

Ngebolehin anjing liar ini ngentotin Sherly puas-puas boleh kan kak dia ikut tinggal di sini? Apalagi dia bercerita sambil sesekali mendesah kenikmatan. Kalau kakak lagi ngapain nih? Gak ada yang dengar kita bahas ginian di telepon? Kenapa gak cari aja kak jantan-jantan di sekitar sana? Kami terus ngobrol hingga akhirnya aku menyudahi teleponan kami karena aku sudah mulai ngantuk.

Selama teleponan tadi ku ketahui kalau Sherly berkali-kali orgasme dibuatnya. Orgasme yang didapatkan dari seekor anjing liar yang jelek, dekil dan badan penuh kurap. Siapa sangka gadis cantik sepertinya bisa dibuat orgasme berkali-kali oleh anjing liar itu. Siapa juga yang bakal menyangka ada seorang gadis muda cantik, yang dengan penuh kerelaan hati memperbolehkan vaginanya yang bersih terawat untuk ditusuk oleh penis anjing liar yang tidak jelas asal-usulnya.

Bisa saja anjing ini berpenyakit, bahkan mungkin saja anjing ini anjing gila, nekat amat nih si Sherly. Sekarang aku betul-betul horni. Ku putuskan untuk melakukan masturbasi dulu sebelum tidur. Aku lalu ke dapur untuk mencari sebuah mentimun. Setelah menemukan ukuran yang pas gede dan bentuknya, akupun langsung menuju kamar mandi dan bermasturbasi ria di dalam sana.

Ku mainkan klirotisku dan menjejalkan mentimun itu masuk ke dalam vaginaku. Sambil melakukan hal itu, aku terus membayangkan kalau aku sedang disenggamai oleh anjing-anjingku. Nikmat juga ternyata, meski tidak senikmat penis anjing yang asli. Tapi biarlah, aku sedang horni banget sekarang. Mati-matian aku berusaha menahan desahanku agar tidak terlalu keras melenguh.

Gak lucu kan kalau aku malam-malam kedapatan sedang masturbasi dengan timun di dalam kamar mandi. Hingga akhirnya aku orgasme, hampir saja aku kelepasan berteriak kencang-kencang. Tampak cairanku meluber dengan banyaknya ke lantai kamar mandi. Tapi tetap saja aku merasa masih belum cukup, aku tidak puas hanya dengan ini.

Aku ingin kontol yang asli. Malam harinya aku lagi-lagi merasa horni, aku ingin bermasturbasi lagi. Namun tiba-tiba terpikir olehku kuda-kuda itu. Ternyata aku masih penasaran dengan kontol-kontol mereka. Apa aku harus diam-diam pergi ke kandang mereka yah? Memang sih jarak pondokan kami dengan kandang kuda itu tidak terlalu jauh.

Tapi kalau nanti aku kedapatan sedang menikmati kontol kuda gimana coba? Namun akhirnya ku beranikan diri juga untuk melakukannya. Rasa penasaran dan horni mengalahkan ketakutanku malam ini. Dengan diam-diam, tengah malam itu aku berjalan menuju kandang kuda di peternakan itu. Suasana kampung yang memang sudah sepi selepas senja menguntungkan aksiku ini.

Setibanya di sana, aku lalu menuju ke arah kuda jantan yang paling besar. Dadaku berdebar dengan kencangnya, takut antara ketahuan pemiliknya dan penasaran dengan kontol kuda ini. Ku mulai dengan mengelus-elus badannya berusaha agar dia terbiasa dengan kehadiranku. Lalu kini aku berjongkok dibawahnya.

Ku coba memegang dan mengusap penisnya hingga astaga! Ku teruskan mengocok penis kuda ini hingga tegang maksimal. Tanganku bahkan tidak dapat menggengamnya. Aku yang sudah sangat horni lalu nekat membuka satu per satu pakaian yang menempel di tubuhku.

Aku bahkan melemparkan pakaianku ini jauh-jauh, membuat aku pasti akan kualahan mengambilnya kembali bila tiba-tiba ada orang yang menuju ke mari. Aku lalu turun lagi bersimpuh di bawahnya dan kembali mengocok kontolnya. Ku lihat kuda ini sesekali menghentak-hentakkan kakinya, mungkin dia juga merasakan kenikmatan karena kocokan tanganku.

Aku lalu mendekatkan wajahku ke kontol kuda ini dan mencium ujung kontolnya. Sangat bau ternyata, tapi malah membuat aku makin bergairah. Selanjutnya ku coba menjilati dan mengulum penisnya. Tentu saja hanya ujungnya saja yang berhasil masuk ke dalam mulutku. Akhirnya aku dapat merasakan bagaimana rasanya kontol kuda masuk ke mulutku.

Tapi dari bahasa tubuhnya, aku dapat mengetahui kalau kuda ini kesenangan disepong olehku. Sungguh deras dan bertubi-tubi menghantam langit-langit mulutku. Saking banyak dan derasnya kepalaku sampai terdorong ke belakang, namun ku tetap berusaha agar menelan spermanya sebanyak mungkin yang aku bisa meski rasanya sungguh aneh dan tidak enak.

Tapi karena memang banyak, aku tidak bisa menelan seluruhnya, sebagian spermanya tumpah membasahi tubuh bugilku. Aku kini bermandikan sperma kuda!! Mau Angel sepongin lagi nggak? Dengan tubuh masih berlumuran peju kuda, aku lalu menuju ke arah kuda jantan lain.

Ku lakukan hal yang sama seperti kuda yang pertama tadi hingga akhirnya ia juga menembakkan pejunya di dalam mulutku, dan karena peju kuda ini memang banyak, lagi-lagi sebagian pejunya muncrat ke badanku. Tiga ekor kuda jantan yang lain juga ku lakukan hal yang sama. Tubuhku kini betul-betul basah bermandikan peju kuda, dari ujung rambut hingga kaki berlumuran peju. Perutku juga sudah kenyang karena saking banyaknya menelan peju mereka.

Meski aku belum sempat merasakan kontol mereka, ku putuskan sekian dulu untuk malam ini dan segera keluar dari sana. Gilanya, bukannya mengenakan kembali pakaianku, aku malah menantang diriku untuk berjalan telanjang bulat menuju pondokan, tentunya dengan tubuh masih berlumuran peju kuda kuda itu. Tidak dapat ku bayangkan bila ada orang yang menemukan diriku dengan kondisi seperti ini.

Seorang gadis kota yang cantik putih mulus sedang keluyuran tengah malam di tengah kampung dengan tubuh yang berlumuran sperma kuda. Meskipun udara malam ini sangat dingin tapi hal ini tidak melunturkan hasrat keinginan bertelanjang ria ku. Sesampainya di pondokan, aku segera menuju kamar mandi dan membersihkan tubuhku.

Malam ini betul-betul luar biasa, aku penasaran dengan apa yang terjadi malam esok dan malam berikutnya. Malam hari ini aku kembali lagi ke sana. Namun kali ini aku berbuat lebih nekat, aku putuskan untuk bertelanjang bulat berjalan dari pondokan ini tanpa membawa satupun pakaianku. Bila aku ketahuan habislah sudah, tapi sensasi ini sungguh luar biasa.

Dengan dada berdebar aku berjalan mengendap-ngendap di antara rumah penduduk desa hingga akhirnya aku sampai dengan selamat menuju kandang kuda ini. Fiuh luar biasa banget rasanya, telanjang tengah malam tanpa membawa apa-apa begini, hihihi. Mereka langsung meringkih bersahut-sahutan seperti kesenangan akan kehadiranku.

Karena untuk kesekian kalinya, seorang gadis kota yang putih cantik akan menguras sperma-sperma kuda ini langsung dengan tangan dan mulutnya. Dengan gaya nakal ku tempelkan telunjuk ke bibirku menyuruh mereka diam, tapi mana mungkin mereka akan mengerti maksudku ini. Setelah mereka tenang barulah ku mulai lagi aksiku. Aku lebih berdebar-debar melakukannya saat ini, karena bila terjadi apa-apa, aku tidak membawa pakaian untuk menutupi tubuhku.

Tapi aksi nekat ku ini malah memberikan sensasi yang luar biasa. Dengan langkah gontai ku dekati kuda yang paling besar lalu duduk bersimpuh di bawah badannya. Kemudian ku bersihkan penisnya yang baru saja muncrat itu dengan mulutku sambil menelan sisa-sisa sperma yang masih menempel di ujung penisnya. Yang ku takuti terjadi juga.

Di sebelah sana berdiri Pak Maun, pemilik peternakan ini. Tidak ada alasan yang bisa ku gunakan untuk menyangkalnya saat ini. Aku tertangkap basah kedapatan sedang mengulum penis kuda. Mau fotomu Bapak sebar ke teman-temanmu? Duh, dia ternyata juga mengambil gambarku. Aku harap dia mau berbaik hati tidak berbuat macam-macam dan membiarkanku pergi.

Aku bisa menebak maksud ucapannya itu. Sialan nih tua bangka, dia mau mengambil untung dari keadaan ini. Tapi ya sudahlah, dari pada dia menyebarkannya ke teman-temanku, ku turuti saja dulu apa kemauannya. Aku diam saja, malu rasanya mengakui perbuatanku ini di hadapannya. Enak banget dia ngomong, lagian aku belum sampai melakukan itu sebelumnya.

Kalau begitu ayo sekarang kamu coba ayo.. Dengan langkah terburu-buru ku dekati salah satu kuda kemudian mengelus-ngelus badannya. Dasar pria tua busuk, tapi apa dayaku, kuturuti saja kemauannya itu. Aku lalu memasang wajah nakal tersenyum pada pria itu sambil mengelus-ngelus tubuh si kuda. Kemudian duduk bersimpuh di bawah badan kuda ini dan mulai memegangi kemaluannya yang belum tegang.

Minta izin dulu sama yang punya kuda!! Dasar, mintanya pelan-pelan aja napa sih, pake teriak-teriak mulu. Angel mau ngentot nih sama kuda bapak.. Tidak pernah aku melakukan hal seperti ini di depan orang lain sebelumnya, sungguh memalukan, tapi ya sudahlah. Aku lalu menjilati dan mengocok kontol kuda ini sampai penisnya tegang maksimal. Aku sampai kelupaan kalau aku dalam keadaan terpojok saat ini.

Ku lanjutkan lagi mengulum kontol kuda ini. Dengan mulut penuh penis, sesekali aku menoleh dan berusaha tersenyum ke arah Pak Maun hingga akhirnya ia menghentikan aktifitasku itu. Aku lalu bangkit dan mencoba mencari posisi yang bagus. Tapi aku bingung harus bagaimana.

Dengan patuh aku menurutinya dan berbaring telentang di kursi ini. Ia lalu menarik kuda itu dan memposisikannya agar berada di atas tubuhku. Sekarang penis kuda yang super panjang dan gede ini berada tepat di depan vaginaku. Aku lalu mencoba mendekatkan memekku ke arah kontol kuda ini dibantu Pak Maun. Tidak mudah tentunya karena ukuran penisnya yang luar biasa besar.

Ya, aku betul-betul kecewa karena aku memang ingin penis kuda itu masuk ke memekku sekarang. Ia lalu menyuruhku bangkit, ia juga kemudian membuka celananya hingga memperlihatkan penis hitamnya yang sudah tegang. Benar dugaanku, dia ingin menikmati tubuhku!! Yah aku juga tidak bisa berbuat banyak sekarang, mau tidak mau aku terpaksa mengikuti kemauannya ini.

Akupun mengangguk setuju, memperbolehkan pria kampung tua ini menggenjot lubang kenikmatan milik gadis kuliahan yang cantik dan putih mulus ini di kandang kuda. Sumpah deh, mendengar suara tertawaannya itu bikin aku kesal, sialan banget. Ia lalu menyuruhku menungging di lantai, sepertinya ia akan menyetubuhiku dari belakang dengan gaya anjing.

Penisnya masuk perlahan ke vaginaku. Tubuhku dan tubuh pria tua kampung ini kini menyatu dalam persenggamaan. Akhirnya ada penis manusia lagi yang masuk ke memekku ini. Aku hanya tersenyum kecut mendengarnya. Ku turuti perintanya, sekarang aku sedang digenjot oleh pria tua ini sambil mulut dan tanganku sibuk mengulum dan mengocok kontol kuda yang ada di depanku.

Dia ternyata brutal amat menyetubuhiku. Hentakan pinggulnya yang kasar membuat kontol kuda yang ada di mulutku masuk semakin dalam. Berkali-kali aku tersedak dibuatnya. Akhirnya setelah sekian lama menggenjotku, ku rasakan kontolnya mulai berdenyut-denyut di memekku. Gawat, aku lupa kalau kali ini penis manusia yang sedang mengentoti vaginaku, bisa hamil ntar aku kalau dia tumpahin pejunya di dalam.

Salahku juga sih gak ngingetin dia dari tadi agar gak muncrat di dalam. Ia lalu mencabut penisnya, menepuk-nepuk batangnya sambil menyeka ujung penisnya yang terdapat sisa pejunya itu di pantatku. Ia pun duduk dengan tampang kepuasan di kursi. Aku menatap kesal ke arahnya. Sialan banget nih tua bangka.

Kalau aku hamil gimana coba? Masa aku harus punya anak dari seorang pria tua kampung sih? Gak suka yah Bapak muncrat di dalam? Ntar bapak jadi horni lagi lho ditatap seperti itu.. Seenaknya aja kalau ngomong. Aku lalu kembali berbaring di kursi kayu tadi.

Pak Maun lalu memposisikan penis kuda itu di depan vaginaku. Sedikit demi sedikit kontol kuda itu masuk ke dalam vaginaku. Hingga ku rasakan ujung kontolnya itu mentok di ujung rahimku. Sungguh sesak rasanya bagian bawah tubuhku ini. Lama- kelamaan aku juga merasa semakin nikmat.

Justin lee eva jaq

Rasanya, pernikahan pelik juga yaaa ;saya belum menikah untungnya. Survey dan fikir sebelum buat keputusan. Mala August 26,

Cerita Sex Dengan Binatang Peliharaan:

  1. Sany November 20,
  2. Ntar bapak jadi horni lagi lho ditatap seperti itu..
  3. Captions hot galleries page
  4. Sungguh deras dan bertubi-tubi menghantam langit-langit mulutku.
  5. Men and their dicks
  6. Sexy homemade pov teen blows big dick and swallows his
  7. Patronising comments. dgn cerita binatang sex official favorite
  8. Jono November 8,

Berkuasa diatas sgala ciptaanNya dan mampu mengubah hidup umatNya mjdi lebih baik,asal kita sendiri mau. Aku memang tinggal sendiri di rumah ini, orangtuaku tinggal di kota lain, hanya sesekali mereka datang kemari. Kandang hendaklah dicuci setiap minggu dengan menggunakan air bersih. You are commenting using your Twitter account. Disini tempat org2 yg kurang kerjaan. Apa jadinya seorang wanita di pinggir jalan dalam menjajakan barang dagangannya yg sudah sering d pakai puluhan,bahkan ratusan mungkin..


Hookup cerita sex dgn binatang
Share.

COMMENTS

06.11.2018 in 06:19 Deckers

I'd marry a solider if this pact was legit and I could fuck all the wives. You guys are HILARIOUS that are whining about this. Nothing better than masturbating and laughing at the same time. Thx guys.


06.11.2018 in 04:46 Outflanking

She is such a good girl!! Would love to see you fucking her tight asshole


02.11.2018 in 22:48 Macsoft

Well that was strange


10.11.2018 in 08:11 Petteri

Awesome choice of girls and scenes. One of the best tittyfucking compilations i've seen - if not the best one


04.11.2018 in 04:42 Thegn

I Love the way she squirms, and moans, and the expression of pure sexual ecstacy as she's being fucked, and pounded hard, hottest part for me, next to the sexy creampied.


07.11.2018 in 17:53 Sorus

How old was she when she had her son? 2?